Minggu, 04 Desember 2011

Mayoritas Pulau Terluar di Kepri Terisolasi

TANJUNG PINANG – Sejumlah pulau terluar di Provinsi Kepulauan Riau yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura dan Vietnam masih terisolasi karena minimnya akses trasnportasi sehingga sulit dikembangkan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kepulauan Riau, Surya Makmur Nasution mengatakan, pengelolaan dan pemberdayaan masyarakat di pulau terluar yang berada di Provinsi Kepri sulit dilakukan karena akses transportasi menuju pulau tersebut kurang tersedia. Akibatnya, masyarakat di pulau terluar tersebut lebih banyak melakukan kegiatan ekonomi dengan Negara tetangga karena lebih mudah dijangkau dan sarana trasnportasinya juga tersedia.

"Keterisolasian dan akses menuju pulau terdepan baik yang berbatasan dengan negara tetangga atau provinsi lain menjadi kendala dalam pengelolaannya di Kepulauan Riau (Kepri)," katanya, Jumat (25/11).

Surya mengatakan, dengan minimnya akses menuju pulau terluar menyebabkan akses informasi, perekonomian untuk daerah hinterland itu menjadi tertutup. Untuk itu, dia mendesak pemerintah daerah segera membangun infrastruktur khususnya sarana transportasi di pulau terluar agar bebas dari keterisolasian.

Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kepri yang baru terbentuk juga diharapkan bisa segera bekerja untuk melakukan percepatan pembangunan di pulau terdepan itu.

Dikatakan, Provinsi Kepri memiliki 49 pulau terdepan yang langsung berbatasan dengan negara tetangga serta sejumlah provinsi. Sebanyak 30 pulau diantaranya berbatasaan dengan provinsi tetangga sedangkan 19 pulau langsung berbatasan dengan Negara tetangga.

Pulau-pulau yang langsung berbatasan dengan sejumlah negara tetangga antara lain, Pulau Sekatung, Semiun, Sebatul, Senoa, Subi Kecil, Cepala dan Pulau Tokong Boro yang terletak di Kabupaten Natuna. Sedangkan yang ada di Kabupaten Anambas diantaranya, Pulau Damar, Tokong Nanas, Tokong Malang Biru, Mangkai dan Pulau Tokong Berlayar. Empat pulau terluar juga terdapat di Kota Batam yang berbatasan dengan Singapura, yaitu Pulau Nipah, Batu Berhenti, Pelampung dan Nongsa. Sementara itu, di Kabupaten Karimun terdapat dua pulau, yaitu Pulau Karimun Kecil dan Tokong Iyu. Di Kabupaten Bintan terdapat Pulau Sentut yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Sementara itu, PT Pelindo sebelumnya sudah menyatakan bersedia mendukung program pemerintah Kepri dalam membangun dan membuka keterisolasian pulau-pulau terdepan dengan menyediakan dana pemberdayaan untuk warga lokal dan membangun system transportasi untuk membuka keterisolasian pulau tersebut.

“Kami siap mendukung program pemerintah Kepri, baik dalam bentuk sumbangan pikiran maupun dalam hal yang berhubungan dengan aspek kemaritiman untuk membuka keterisolasian pulau terluar," kata Direktur PUM PT Pelindo, Herman Harianja.

Selain mendukung program pemerintah Kepri, Pelindo juga akan memberikan bantuan untuk kemajuan masyarakat Kepri. Sumbangan tersebut antara lain, penyaluran dana kemitraan berupa modal usaha untuk UMKM dan dana bina lingkungan, pendidikan, sarana dan prasarana umum dan tempat ibadah. Ironisnya, Pemerintah Provinsi Kepri hingga saat ini belum merespon niat baik Pelindo tersebut, karena belum adanya program yang jelas untuk membuka keterisolasian pulau terdepan. (gus).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar