Minggu, 17 Februari 2013

Kunjungan Turis Asing ke Kepri Mencapai 1,8 Juta Orang Selama 2012


BATAM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menempati urutan ketiga setelah Bali dan Jakarta sebagai daerah yang paling banyak dikunjungi turis asing selama tahun 2012 yakni 1,8 juta orang, dan tahun 2013 ini ditargetkan 1,97 juta turis asing yang mengunjungi Kepri.

Gubernur Kepulauan Riau, H.M Sani mengatakan, Kepri menempati urutan ketiga nasional sebagai daerah yang paling banyak dikunjungi turis asing setelah Bali dan Jakarta sepanjang tahun 2012 yakni sebanyak 1,8 juta turis asing. Daerah yang paling banyak dikunjungi adalah Batam, Bintan khususnya kawasan wisata Lagoi, Tanjung Pinang dan Karimun. Sebagian besar turis asing tersebut berasal dari Singapura dan Malaysia.

“Kami optimistis jumlah kunjungan turis asing tahun 2013 lebih banyak lagi disbanding tahun 2012 dengan target 1,97 juta orang. Untuk itu telah diluncurkan slogan baru yakni Wonderful Kepri dan sejumlah event pariwisata juga telah dipersiapkan,” katanya sesaat menerima kunjungan turis asing perdana tahun 2013, Anand Julka asal Amerika Serikat, Rabu (2/1).

Sani optimistis jumlah kunjungan turis asing meningkat tahun 2013 ini karena pihaknya telah mempersiapkan sejumlah event pariwisata seperti Tamadun Malayu Sedunia, Dragon Boat, Tour de Bintan dan event internasional lainnya. Selain itu, Pemprov Kepri juga telah meluncurkan slogan pariwisata baru yakni Wonderful Kepri yang diharapkan bisa member semangat pada pelaku pariwisata di Kepri untuk melakukan inovasi.

Pemprov Kepri juga akan membenahi sejumlah infrastruktur dan mempromosikan sejumlah obyek wisata baru seperti Pulau Abang di Batam yang diharapkan bisa menjadi wisata bawah air yang banyak dikunjungi turis setelah sejumlah infrastruktur dibangun di tempat itu.

Selain itu, di Lagoi juga telah dibangun fery terminal, yaitu BBT dan dan fery terminal Bintan Lagoon, di dalam kawasan hotel Bintan Lagoon. Kemudian, jalan lintas barat di Bintan juga selesai tahun ini. Pembangunan bandara Busung juga sudah diminati oleh investor dari Korea. Sedangkan Fery terminal di Berakit akan dioperasikan tahun ini, dengan membuka jalur dari Johor dan Singapura. Dibangunya sejumlah infrastuktur di Lagoi tersebut diharapkan bisa meningkatkan kunjungan turis asing sekitar 4 persen dan turis lokal 29,3 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan, selama ini Pemda dan Pelaku pariwisata di Kepri terlena dengan letak geografis Kepri yang dekat dengan Singapura serta Malaysia sehingga selalu optimistis turis asal negara itu akan mengunjungi Kepri meskipun tidak memiliki agenda pariwisata.

Paradigma seperti itu harus mulai dihilangkan karena letak yang strategis saja tidak akan serta merta mendatangkan turis asing meski letaknya yang dekat. Untuk itu, pelaku pariwisata bekerjasama dengan Pemerintah daerah akan mengemas sejumlah paket wisata yang menarik agar turis asing tidak hanya dari Singapura dan Malaysia saja yang mengunjungi Kepri tetapi dari negara lain juga diharapkan bisa meningkat jumlahnya.
Guna meningkatkan jumlah kunjungan turis asing selain Singapura dan Malaysia, Pemprov Kepri akan meningkatkan promosi di sejumlah negara yang akan menjadi pasar baru seperti China, India, Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

“Sebenarnya target kita ada tiga, yakni konstan sebesar 1.700 juta, target moderate 1.800 juta dan target optimis sebesar 1.975 juta untuk kunjungan turis asing di 2013. Target optimis itu, dilihat dari empat pintu masuk yakni Batam 1.250.000 orang, Bintan 500 ribu orang dan  Karimun 115 ribu orang dan Tanjungpinang, 110 ribu orang,” kata Guntur. (gus).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar