Selasa, 16 Oktober 2012

Jelang Ramadhan Harga Sembako di Kepri Relatif Stabil


BATAM – Harga Sembilan bahan pokok (Sembako) seperti beras, telur dan gula putih di sejumlah daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) relatif stabil jelang Ramadhan tahun ini dikarenakan pasokan cukup tersedia.

Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam, relatif stabil jelang Ramadhan ini dengan kisaran 9.000 sampai 12 ribu rupiah per kilogram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan sejak bulan lalu.  

Kepala Bulog Sub Divisi Regional Batam Marjoni Busjal mengatakan, pasokan beras untuk beberapa bulan kedepan cukup tersedia di Kota Batam sehingga
masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan yang hanya akan memicu peningkatan harga.

“Di gudang Bulog saat ini terdapat 1.500 ton beras dan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga Lebaran, sementara itu,  pengiriman berjalan terus sehingga tidak perlu membeli secara berlebihan,” katanya, Jumat (13/7).

Untuk mengantisipasi peningkatan harga beras yang sering terjadi setiap menjelang bulan puasa, Bulog bersedia bekerjasama dengan pihak manapun untuk menjual beras murah. Sementara itu, Pemerintah Kota Batam mengadakan bazaar sembako murah dengan membagikan sekitar 18 ribu paket sembako murah kepada warga.

“Paket sembako murah berisi beras lima kg, minyak goreng 3 liter dan gula 1 kg senilai 89.000  rupiah dan dijual hanya 50 ribu rupiah dalam bazaar kali ini karena Pemko member subsidi 39 ribu rupiah setiap paketnya,” kata Walikota Batam, Ahmad Dahlan.

Bazar sembako murah tersebut diselenggarakan di 12 kecamatan yang ada di Batam secara bergiliran dan pada tahap pertama, program akan berakhir 7 Agustus 2012. Untuk menyelenggarakan program tersebut telah dialokasikan anggaran 702 juta rupiah.
Sepertihalnya di Batam, di Kabupaten Natuna harga Sembako juga relative stabil jelang ramadhan ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna Senagib mengatakan, persediaan sembilan bahan pokok (sembako) baik jelang puasa Ramadan maupun sampai H plus 7 Lebaran dipastikan aman. Untuk itu, kepada masyarakat jangan khawatir persediaan sembako selama Ramadan maupun menjelang Idul Fitri.

Dikatakan, selama ini, sembako untuk Natuna didatangkan dari Jakarta, Pontianak dan Tanjungpinang, dengan menggunakan kapal perintis. Pasokan akan tersendat jika cuaca di laut buruk, untuk itu Pemerintah daerah sudah mengantisipasinya dengan berkordinasi dengan maskapai penerbangan untuk mengantar sembako tersebut jika cuaca di laut tidak menentu. (gus).
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar